Pada zaman dahulu,
hiduplah seorang nelayan yang bernama Urashima Taro. Taro adalah seorang pemuda
yang baik hati. Ia hidup bersama dengan ibunya yang tua.
Pada suatu hari, ia
bertemu dengan anak-anak nakal yang ribut-ribut di pantai. Ia melihat mereka
menyodok-nyodok seekor anak penyu. Taro merasa kasihan pada anak penyu itu,
lalu mendekati gerombolan anak-anak itu.
“Jangan menyiksa
makhluk hidup.”
Anak-anak itu langsung
berlarian ke sana-sini. Taro menaruh anak penyu itu ke telapak tangannya
perlahan-lahan, lalu melepaskannya ke laut.
Beberapa tahun telah
berlalu. Ketika Taro sedang santai memancing, ada yang menarik tali kailnya.