Orang-orang Jogja-Solo dan Falsafah Jawa
Manusia dilahirkan dengan keberagaman.nya, segala.nya serba beragam
dimulai dari tampang, keyakinan dan tentu saja sifat, sifat juga membawa
kita menggolong kan manusia dengan sebuah sebutan ada yang baik, ada
yang jahat, adapula yang tidak peduli dengan apapun, tentu saja
perspektif baik, jahat dan lainnya adalah soal dari mana kita menilai
dan mentelaah sifat sifat tersebut, namun perihal perbedaan sudut
pandang bukanlah hal yang akan dibahas namun sebalikya, persamaan
menilailah yang akan dicoba dibicarakan, orang orang indonesia khususnya
yang hidup di jawa tentu tahu Jogjakarta dan solo, 2 wilayah yang
dengan kedaerahannya mampu unjuk gigi sebagai wilayah wilayah yang
dicibir sebagai wilayah yang sangat nyaman untuk bermukim dan juga
bertempat tinggal, untuk kebutuhan pangan? jangan tanya karena disana
basisnya makanan dan jajanan murah, untuk kebutuhan sandang.nya ada yang
tidak pernah mendengar joger? Atau membaca tulisan the spirit of java?
Dan untuk sifat dari orang orangnya Kita bisa melihat, hampir di semua
wilayah di-Indonesa, ada saja orang-orang joga-solo. Sebagian dari
mereka sukses, sebagian lain cukup sukses, sebagian lain tentu saja
tidak sukses.